Harga Bitcoin Tembus Rp180 Juta, Rintangan Terakhir Sebelum Tembus Rp200 Juta Lebih?

Beberapa minggu terakhir, altcoin-altcoin di luar sana membuat momentumnya ketika Bitcoin (BTC) melayang-layang melawan level resistance-nya di $12000 atau setara dengan Rp178 juta. Namun, hal ini berhasil ditembus setelah beberapa minggu konsolidasi. Harga Bitcoin sekarang berada di kisaran $12.366 atau setara dengan Rp184 juta. 

Di sisi lain, pertanyaan dari para analis sekarang adalah apakah penembusan harga ini akan membuatnya terus naik Rp200 juta atau bahkan lebih? 

Tembus Rp178 Juta 

Ketika harga Bitcoin menembus resistance penting di $12.000 atau Rp178 juta, para analis berharap akan ada pergerakan harga besar-besaran terjadi. Namun, sepertinya Bitcoin berjalan perlahan.

Grafik harian di atas menunjukkan penembusan rintangan di Rp178 juta belum bisa membuat mengkonfirmasi akan ada break selanjutnya. Salah satu indikator penting akan adanya break adalah lonjakan volume, tetapi sepertinya hal itu belum terpenuhi. 

Baca juga: Harga Bitcoin Rally 13% Menembus $11.000

Bagian baiknya, aksi Bitcoin ini berada di atas moving average 100-hari dan 200-hari, yang mendukung momentum bullish saat ini. Keuntungan dari level support di $12000 akan mengkonfirmasi momentum Bitcoin lebih lanjut.

Breakouts Dapat Picu Fake-Outs

Seringkali, breakouts seperti ini mengarah pada fake-outs yang akan terjadi. Dalam pergerakan harga seperti ini, likuiditas biasanya akan mengambil posisi pada level di atas tertinggi baru atau resistance baru.

Hal ini membuat trader yang melakukan short, akan menempatkan stop-loss mereka di atas level tertinggi baru dan membuatnya menjadi titik penghentian kerugian. Jika harga bergerak sedikit ke bawah, stop-loss ini akan memicu likuiditas besar-besaran dan justru membuat harga bergerak berlawanan seperti yang diharapkan.

Skenario Bearish pada Bitcoin

Jika fake-outs benar-benar terjadi, kemungkinan harga akan menguji keras di level resistance

Kotak merah seperti gambar di atas menunjukan zona perlawanan sebelumnya melalui proses fake-outs. Zona resistance ini berhasil ditembus dan memulai pergerakan baru serta mempertahankan level support yang baru jika nantinya harga Bitcoin terus melonjak.

Di sisi lain, jika harga Bitcoin tidak membuat level supportnya pada level resistance sebelumnya di $12.000 dikhawatirkan harga Bitcoin akan turun ke level support utama di area $11.500. Para analis merasa $11.500 belum sempat diuji menjadi nilai terendah. Jika hal ini terjadi, akan ada pengujian kembali di area ini. 

Skenario Bullish pada Bitcoin

Skenario bullish juga masih mengandalkan level resistance di $12.000, mengingat level ini harus menjadi level support yang bisa menjamin pergerakan selanjutnya. Jika level ini telah teruji dan bertahan menjadi level support, diharapkan kenaikan lebih lanjut akan segera terjadi. 

Level resistance lebih lanjut ada di $13.000 atau Rp190 juta, dan diharapkan lonjakan akan membuat Bitcoin menuju lebih dari $15.000-$17.000 atau menembus lebih dari Rp200 juta per Bitcoin. Namun, lagi-lagi semua ini bergantung pada pergerakan harga di $12.000.

Informasi ini disunting dan diolah kembali dari Cointelegraph